Ya Rasulullah....
Kelahiran diri Mu sangat dinanti-nantikan...
Oleh umat manusia dizaman itu,
Agar dapat menyinari kehidupan mereka,
Yang hidup di lorong-lorong kesesatan dan kejahatan.
Kehadiran Mu....di ketika itu,
Memadam kejahilan umat,
Mengangkat martabat kaum hawa,
Yang dijadikan boneka ,
Di zaman kegelapan jahiliah.
Ya Rasulullah....
Tak tergambar kemuliaan akhlak Mu,
Tak terbalas segala jasa dan pengorbanan Mu,
Tak ternilai ketulusan dan keikhlasan hati Mu
Diri Mu....
Adalah semulia-mulia manusia,
Membawa risalah Allah ke muka dunia,
Biar perit ....biar pedih...
Namun Kau tempuh jua..
Kini....
Kau telah pergi,
Pusaka zaman -berzaman yang Engkau tinggalkan,
Al-Qur an dan As-Sunnah sebagai pegangan,
Agar umat Mu tidakkan sesat,
Hingga hari Pengadilan.
Ahad, 21 Februari 2010
Kehadiran Mu...
Khamis, 10 Disember 2009
Rintihan Perantau
Disuatu ketika dahulu...
Diriku masih tidak menentu,
Dalam mencari arah tuju,
Diriku masih tidak ketahuan,
Dalam menimba ilmu pengetahuan,
Aku leka dan alpa,
Dalam mengejar nikmat dunia,
Yang hanya sementara,
Pabila ada masalah...
Kurintihkan pada ibu,
Pabila kesempitan wang,
Ku minta pada ayah,
Pabila kesulitan menimpa,
Ku luahkan pada keluarga...
KINI...
Semua itu telah berlalu,
Aku kini jauh di perantauan,
Pada siapa aku ingin mengadu..?
Pada siapa ingin Ku luahkan perasaan..?
Yang ada hanya teman...
Yang wujud hanya kawan...
Buat menemani perjuangan,
Dalam mencari arah tujuan,
Untuk Ku fahami erti dugaan dan kesabaran,
Untuk meraih keredhaan Tuhan.
Ya Allah...
HambaMu ini mengadu pada Mu.....
HambaMU ini kerdil...Ya Allah.....
Untuk tempuhi ujian Mu...Ya Allah....
Bantulah diriku...
Tolonglah hambaMu ini...
Campakkanlah nur hidayah Mu ke dalam hati ku,
Agar bisa ku kaut ilmu Mu,
Agar bisa ku tarbiah diriku,
Untuk mendamba cinta Mu...
Untuk mendapat redha Mu...
Semoga diriku selamat,
Di dunia dan akhirat.
Khamis, 12 November 2009
Ibu
Ibu,
Kau wanita istimewa,
Ketabahanmu mengkagumkan ku,
Tiada aku tanpa mu....
Perit jerih melahirkanku..
Walaupun nyawa mu jadi taruhannya...
Namun kau hadapinya dengan tabah...
Ibu,
Kau mengasuh kami dengan penuh kasih sayang,
Membelai kami dengan tangan mu persis selembut sutera,
Mendidik, mentarbiah kami sudah menjadi rutin harian mu...
Ketegasan mu umpama benteng rumahtangga,
Supaya tidak dicerobohi ,dikhianati,
Oleh sesiapa jua
Ya Allah ...
Kau ampunilah segala dosa ibu,
Agar hidupnya aman...
Di dunia dan di akhirat nanti
Ahad, 18 Oktober 2009
Kenangan AidilFitri
Di keheningan pagi syawal
Ku terkenang permai desa
Merakam nostalgia indah
Aidilfitri di tanah air tercinta
Sukar untuk dilupakan
Sentiasa bermain diingatan
Kanak-kanak berlari riang
Sanak-saudara berkunjung-kunjungan
Bersalam-salaman,bermaaf-maafan
Melerai dosa ditapak tangan
Sungguh indah beraya di kampung halaman
Beraneka juadah dihidangkan
Ketupat dodol dan lemamg
Makanan tradisi zaman-berzaman
Kini....Ku jauh di perantauan
Semua itu tinggal kenangan
Ku kirimkan salam pada angin lalu
Buat ayah bonda sahabat handai rakan dan taulan
Maafkanlah segala keterlanjuran dan kesilapan
Agar terhapus dosa
Semoga ikatan tetap utuh
Walaupun Ku jauh di perantauan
Salam aidilfitri maaf zahir dan batin
Sabtu, 29 Ogos 2009
RAMADHON DI PERANTAUAN
Selaut kenangan ku..
Melonjak kotak ingatan ku ke desa permai ,
Tempat asal usul ku....mengimbau kembali nostalgia lama,
Ramadhon kini....
Diriku jauh di perantauan,
Berbagai onak ranjau telah ku tempuhi,
Berbagai halangan telah ku redah,
Demi mendamba kasih ILAHI
Ramadhon di perantauan,
Mengajar ku erti kesabaran,
Tanpa ibu dan ayah disisi,
Tanpa sanak saudara
Hanya teman-teman
Sebagai penghibur hati...
YA ALLAH,
Kuat kanlah hati hamba MU ini..
Agar ku bisa tempuhi semua ini,
Hingga ku pulang ke bumi tanah air ku,
Membawa segenggam kejayaan,
Moga dapat berbakti pada agama nusa dan bangsa..
