Ku tunggu tibanya hamba Allah
Bernama seorang lelaki
Yang mendulang secangkir air cinta
Yang mencintai kerana Allah
Yang menjaga inderanya untuk Allah
Pengabdiannya yang abadi kepada Allah
Ku tunggu tibanya hamba Allah
Bernama seorang lelaki
Yang membimbing jiwaku ke Jalan-Nya
Yang memimpin tanganku ke pelamin Syurga
Cintanya memandu destinasi cintaku
Mengejar nur rahmat Al-Khaliq
Di sepanjang perjalanan menuju NEGERI ABADI
Hasil karya; Noriezzsma A.Gaib
Sabah Parks,KK
Jumaat, 13 Februari 2009
KU TUNGGU TIBANYA
Jeritan Palestin
Dikala kita enak tidur,
Dikala kita enak dibuai mimpi indah,
Dikala kita bahagia bersama keluarga,
Masih ada manusia yang sengsara,
Masih ada derita yang tersembunyi,
Masih ada luka lara yang tidak kita ketahui..
Dikala kita dilimpahi Rahmat Ilahi,
Dikala kita dihujani dengan air dari langit,
Dikala kita dikurniakan nikmat yang tidak terhingga,
Saudara seagama kita diuji Allah,
Saudara seakidah kita dihujani dengan peluru dan bom!!!
Saudara kita diratah!! dipijak!!dihancurkan!!
Oleh musuh kita israel durjana!!!
Di sana-sini...ada saja bedilan senjata..
Di sana-sini...ada saja jeritan,
Di sana-sini...ada saja darah berhamburan,
Di sana-sini...ada saja mayat bergelimpangan,
Apa reaksi kita?
Apa pengorbanan kita?
Apa yang telah kita lakukan untuk membantu mereka?
Adakah cukup dengan simpati?
Tidak!Tidak!!Tidak!!!
Semua itu belum mencukupi,
Jika kita masih leka membaham makanan buatan yahudi,
Semua itu belum cukup membantu...
Jika kita masih menggunakan barangan buatan nasrani ini,
Lupakah kita?
Butakah kita?
Tulikah kita?
Ya Allah ...
Sesungguhnya kami tak mampu untuk berjihad tanpa hidayah Mu..
Sesungguhnya kami tak terdaya untuk melawan musuh tanpa pertolongan Mu..
Bantulah kami...
Bantulah kami...
Bantulah kami...
Hancurkanlah musuh -musuh kami...
Hancurkanlah musuh -musuh kami...
Hancurkanlah musuh -musuh kami...
Ayuh!
Bangkitlah wahai umat islam..
Sematkan semangat jihad di dalam diri mu,
Selitkan Qunut Nazilah disetiap solatmu..
Agar Allah mengurniakan bantuanNya....
Agar Allah menghancurkan musuh-musuh agamaNya,
Agar Islam yang kelam ini kembali bersinar.
Ahad, 18 Januari 2009
JODOH PERTEMUAN DI TANGAN YANG ESA
Ada yang mengkritik....mengapa lambat kahwin?
Ada yang mengadu jodoh lambat sampai,
Ada yang menyalahkan takdir...
Mengapa begini...? mengapa jadi begitu...?
Tanamlah iman dalam diri.....
Tanam lah aqidah yang teguh dalam jiwa...
Tanamlah kepercayaan yg jitu dalam sanubari..
Bahawa tiap-tiap yg diciptakan Allah itu,
Ada pasangan nya masing-masing...
Mengapa perlu dirunsingkan.....
Mengapa perlu diragukan.....
Semuanya telah termaktub di lauhilmahfuz...
Janganlah ragu ...
Janganlah bimbang...
Semuanya adalah kuasaNYA
Semuanya adalah kehendakNya...
Cuma perlu diyakini..
Cuma perlu diimani..
Ianya pasti datang
Jumaat, 19 Disember 2008
Ujian Tuhan
Tika engkau senang ,
Ingatlah ia adalah ujian Ilahi ,
Adakah engkau kufur dengan nikmat duniamu ,
Buat menguji apakah diinfaqkan harta mu ,
ke jalan Ilahi.
Tika engkau susah ,
Ingatlah ia juga ujian Ilahi ,
Buat menguji kecekalan hati ,
Untuk menempuh onak dan ranjau ,
Hidup ini.
Tika engkau sihat ,
Ingatlah ia adalah ujian Ilahi ,
Untuk melihat apa yang telah engkau lakukan ,
Dimasa sihat mu...
Adakah amalan baik dikerjakan atau sebaliknya ,
Tika engkau sakit ,
Ingatlah ia juga ujian Allah ,
untuk melihat kesabaran dan kecekalan seorang hamba menempuhinya..
buat menguji keimanan hambaNya
Munajat Seorang Sufi
Deru angin malam ,
Bagai menjadi saksi ,
Bulan dan bintang umpama sahabat ,
Yang menemani rintihan seorang abid ,
Terhadap Pencipta alam ,
Robbul Izzati.
Sepi malam terus berlalu ,
Sekelian manusia sudah dibuai mimpi ,
Namun ada manusia yang bangun ,
Mengabdikan diri ,
Biar susah biar payah ,
Akan ditempuhinya dengan sepenuh hati.
Duduk menghadap Allah mentawajuhkan diri ,
Mengenang menghitung diri sendiri ,
Hatinya sentiasa bertutur , bercakap-cakap dengan Tuhannya ,
Maha Perkasa Maha Bijaksana.
Bagi dirinya......
Allah sentiasa berada di sampingnya ,
Sentiasa menilik tingkah laku hamba Nya ,
Hingga tiada penghujungnya ,
Dialah yang kekal buat selama-lamanya.
Itulah dia firasat seorang sufi ,
Tiada jemu-jemu ,
Berzikir bermunajat pada Ilahi ,
Umpama dunia ini sudah tiada apa-apa lagi.
